Tips Berbisnis Usaha Kuliner Berdasarkan Pengalaman Pribadi

Posted on

Tips Berbisnis Usaha Kuliner di Era Digital dan Milenial Berdasarkan Pengalaman Pribadi

Halo guys, apa kabar nih? Jumpa kembali di capekerja.com kali ini kita akan membahas tips berbisnis kuliner, jadi kali ini gw mau share tentang bisnis kuliner nih, cocok bagi kalian yg pengen memulai usaha kuliner dengan modal ada buanyakkk yg bisa gw share di bidang ini berdasarkan dari observasi dan pengalaman, ya biarpun 4 tahun lalu pernah gagal di bidang ini.

okey jadi maksud dari gw pengalaman adalah bahwa gw orangnya suka traveling serta mencari tempat baru khususnya kulineran sehingga di setiap tempat yg rame dan menarik gw selalu observasi serta tambah pengalaman dengan menanyakan orang yg terlibat di tempat makan tersebut contoh: gw beli ayam geprek di kedai A, nah entah kenapa tuh kedai setiap hari rame dan selalu ada pelanggan serta oj ek online. Jadi karena penasaran tiap gw beli selalu tanya ke customer, ojol, karyawan kedai serta kalau ada ya sama ownernya yg gw tanyakan adalah hal-hal sederhana, yakni: kenapa bisa rame???? jawaban yg gw dapatkan bermacam-macam dan yang pasti ada dua jawaban yang banyak gw dapat yakni ENAK dan TERJANGKAU.okay, gw mau bikin jadi beberapa part khusus tentang bisnis kuliner yang pertama gw pengen jelasin cara bisnis kuliner modal kecil untuk skala di kota elu, lalu di next share gw jelasin bagaimana cara membuat bisnis kuliner yg bisa dijual ke seluruh indonesia, cara membuat franchise bisnis kuliner, dan masih banyak lagi.

kok bisa banyak? Ya gw orangnya memang sangat tertarik dan punya impian mempunyai bisnis kuliner di masa depan sehingga gw banyak belajar dari pemain skala kecil hingga skala menengah bagaimana mereka memulai dan mengembangkan bisnis mereka kenapa bisnis kuliner sangat menarik?? Sederhana aja karena bisnis ini jika kamu sudah punya pelanggan maka penghasilan yang akan kamu dapatkan tak terhingga dan cenderung stabil, karena usaha makanan itu merupakan kebutuhan dan dibutuhkan setiap hari eittssss, ga semudah itu ya mendatangkan calon pembeli bahkan mempunyai pelanggan setia. Nah ini ntar gw kupas semua sesuai dengan pengalaman serta ilmu yg gw dapat selama mendalami dan mempelajari bisnis kuliner ini okay jadi topik kali ini gw mau bikin bagaimana caranya membuat bisnis kuliner di kota kalian dengan cara yg sederhana dan modal terjangkau sebelum itu daripada menimbulkan pertanyaan dibelakang kan ga seru, gw mau cerita dulu mengapa gw pernah bisnis kuliner lalu gagal dahulu kala temen gw bikin ca& di kota surabaya yang ukurannya sangat besar dan bisa menampung -+300 orang, oke karena doi temen gw jadi gw diberikan penawaran menarik buka stan makanan di tempatnya dia singkat cerita gw bikin stan makanan ayam bento dengan total modal awal untuk desain stan serta bahan baku mencapai -+5jt rupiah ( ini diluar biaya sewa, listrik, kebersihan dan karyawan ya ). Karena kebetulan gw dikasih free di tiga bulan awal serta gw sama partner gw sendiri yg waktu itu jaga stannya secara bergantian, jadi kalkulasi kalau misal bayar sewa dan lain-lain bisa jadi belasan juta modal yg keluar diawal yak.. karena waktu itu emang dadakan serta blm pernah ada pengalaman jadi kami keteteran bergantian untuk memasak serta mengirim orderan ke pelanggan dan yg paling cukup ngeselin itu karena untungnya tidak banyak yakni tiga ribu rupiah dari gw jual nasi ayam bento seharga sembilan ribu rupiah akhir cerita kami mulai bosan serta membuang banyak waktu hingga akhirnya kami bangkrut dan luar biasanya seluruh modal saat itu 100% gw yg keluar, haduhhh… tapi gw anggap itu sebagai biaya belajar tentang bisnis kuliner, sehingga gw bisa mengambil kesimpulan: 1.Saat itu kami riset cukup singkat sehingga makanan yg kami jual mempunyai citarasa biasa saja, jadi kami menjualnya dengan harga yg murah. Daripada harga mahal rasa ga enak maka orang yang udah beli ga akan mau beli lagi karena kapok atau ga worth it Kalau kamu mulai membangun bisnis ini emang harus fokus karena di awal pasti kamu sendirilah yang menj aga serta membuat makanannya kecuali kamu punya modal besar untuk menyewa koki dan karyawan yg terlatih Masih banyak pokoknya bisnis kuliner itu ribetttt, harus benar-benar fokus kalau mau terjun di bisnis tersebut .Oke itu aja yg bisa gw simpulkan dari pengalaman kegagalan gw di bisnis kuliner, sekarang kita bahas topik yg udah gw sebutin di awal

Zaman sekarang teknologi semakin maju sehingga banyak orang sudah merasakan perubahan, percepatan serta kemudahan. Contohnya ojek online atau ojol yg aplikasinya memberikan sebuah peluang untuk penjual serta pembeli yakni food delivery Keuntungan buat penjual adalah dia bisa memperluas pasar mereka dengan benefit bahwa makanan mereka bisa diantar kemana saja oleh ojol serta mereka bisa melakukan kerja sama promo dengan aplikasi dari ojol tersebut, sedangkan untuk pembeli mereka merasakan kemudahan serta menghemat waktu ketika order melalui aplikasi ini karena mereka bisa tahu estimasi biaya, banyak pilihan menu makanan/resti dan YANG TERPENTING ADALAH MEREKA BISA MENGHEMAT WAKTU khususnya bagi karyawan/profesional yang kerjanya sibuk dan benar-benar mcnghargai waktu. Jadi solusinya mereka order makanan pakai aplikasi ini eitss bagi gw ga mereka aja yg beli via online, anak-anak kos pun sering beli makanan pakai aplikasi karena mereka malas keluar karena nyaman di kasur ataupun karena banyak hal. So aplikasi ini sangat menguntungkan untuk kedua belah pihak di zaman sekarang Gw cuma mau bilang bahwa aplikasi ini merupakan “GAME CHANGER” bisnis kuliner zaman sekarang, khususnya bagi calon pelaku bisnis kuliner dengan menggunakan cara ini maka mereka tidak perlu yg namanya sewa tempat untuk buat restoran ataupun warung ,mereka bisa memanfaatkan jasa aplikasi online ini untuk melakukan penjualan produk makanan mereka, sehingga cukup punya dapur scrta nama brandnya maka kamu sudah bisa melakukan pendaftarkan ke aplikasi ojol oke gw melihat temen gw menjual ayam geprek Cuma modal satu ruangan kos-kos’an yg skrg diubah menjadi dapur dan diberikan beberapa kursi plastik di depan untuk para driver ojol dan dengan seperti itu dia bisa mendapatkan penjualan hingga 300 porsi setiap harinya jadi -+ omzet perhari doi 3juta rupiah jadi omzet bulanannya bisa mencapai 90jt rupiah cuy!! Tanpa buka warung ataupun sewa ruko buat jadi restoran! Gilak ngga?!?

Karena temen gw ayam geprek ini sering cerita jadi lahirlah temen-temen gw yg mencoba dengan cara seperti ini, ada yg jual thai tea, ada yg jual kopi susu, ada yg jual resoles, ada yg jual kue dan masih banyak lagi. Kebanyakan temen gw yg mulai ikut-ikutan gini jualnya dari rumah mereka sendiri jadi ga perlu keluar modal sewa ruangan kos seperti si ayam geprek Tapi ingat kalau elu mau coba cara seperti ini, lu harus riset dulu khususnya untuk harga penjualan karena jika elu mau bekerja sama dengan aplikasi ini ada biaya atau fee 20%. Makanya kalian bisa lihat kalau kita beli makanan misal ayam geprek secara langsung harga satu porsi lOribu tapi jika kita pesan pake aplikasi di tempat dan menu yg sama harganya bisa jadi 12ribu, dikarenakan ada fee kerjasama tersebut.

Oke gw yakin kalian mulai pada paham bagaimana skema baru kalau kalian ingin berbisnis kuliner dengan cara seperti ini Dan seperti biasa diakhir cerita gw mau berikan tips/langkah/cara bagi kalian yang pengen memulai bisnis kuliner dengan cara seperti ini

  1. Pastikan menjual makanan/minuman yg sudah benar-benar diriset sehingga rasanya benar-benar enak dan bukan kaleng-kaleng, percuma kalian menjual makanan ga enak karena kalau gw beli produk lu terus saat gw coba ga enak pasti gw ga akan beli produk elu lagi
  2. Ketika sudah mendapatkan satu menu makanan/minuman yg fokus akan dijual maka selanjutnya adalah mencari nilai estetika atau sesuatu yg bisa di-inovasikan agar produk yg dijual mempunyai ciri khas atau beda dari yg lain, dengan cara seperti ini jika kamu bermain di laut merah maka kamu mempunyai daya tarik sehingga banyak orang yg pengen mencoba produkmu. Contoh nih: di tempat lu banyak yg jual pisang goreng, terus lu pengen jual pisang goreng juga tetapi karena terlalu banyak pilihan di tempat lu makan lu pasti kesusahan agar orang mau beli pisang lu. Jadi solusinya lu harus menambahkan sesuatu yg unik seperti pisang goreng rasa durian, pisang goreng crunchy nutella, pisang goreng pedas cabai 1v1 30. Dengan cara seperti ini saat lu promosi atau apapun itu maka orang akan tertarik untuk mencoba dengan apa yg lu jual, ketika yg lu jual enak maka ada kemungkinan besar orang yg udah nyoba akan menjadi seorang pelanggan
  3. produk sudah kan? Maka langkah selanjutnya adalah branding, jadi lu wajib bikin akun medsos terus foto produk lu dan buat nama brand lu kalau bisa ada tagline juga agar menarik. Contoh pisang goreng tadi lu mau jual ke segmentasi orang dewasa karena lu jual harganya agak lumayan, bisa jadi nama brandnya adalah pisang brondong dengan tagline “disukai oleh banyak wanita”
  4. produk udah, medsos udah, difoto udah, nama brand udah maka langkah selanjutnya jika kamu punya modal kamu bisa melakukan paid promote di akun tersebut ke selebgram atau akun yg sesuai dengan kotamu. Misakan dana kalian terbatas, maka bisa melakukan yg namanya facebook/instagram ads yg budget promosinya bisa kalian atur sesuai kantong dan yg terpenting target iklannya bisa tertaget sesuai dengan kota kalian
  5. Setelah promo gw yakin pasti ada orang yg tertarik dan membeli kalau iklan serta yg kalian jual menarik, maka saat itulah kalian sudah menaiki tangga pertama dan menjadi seorang pemain bisnis kuliner Gw yakin kalian semua bisa menjadi pelaku bisnis kuliner dengan cara yg sederhana seperti ini, karena modalpun tidak terlalu besar. Kalian bisa memakai dapur rumah ataupun dapur kos kalian untuk memasak dan untuk penjualan bisa melalui medsos dan aplikasi oj ol Yuk buat kamu yg hobi masak atau suka meracik minuman yuk dijadikan sebagai karya untuk dijual lagi Ini dulu aja yg bisa gw share, next di story kuliner part dua gw mau bahas bagaimana membuat bisnis kuliner yg bisa dijual ke seluruh Indonesia

Jangan lupa follow ig beliau @daviddemitri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *