Apabila anda tidak bisa menghasilkan uang Rp 1 juta per hari maka anda jangan berkecil hati. Sobat bisa memulainya dengan menghasilkan uang Rp 200 ribu perhari. Penghasilan Rp 200 ribu setiap hari lumayan besar untuk ukuran orang Indonesia. Anda dapat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan keluarga dengan pendapatan Rp 200 ribu setiap hari.

Cara Mendapatkan Uang Rp 200 Ribu Per Hari

Salah satu cara mendapatkan uang Rp 200 ribu perhari secara mudah yaitu dengan menjadi reseller atau makelar atau dropshiper.

Target mencapai penghasilan uang Rp 200 ribu bisa dipecah menjadi pecahan kecil. Misalkan anda menjual barang dengan untung bersih sebesar Rp 20 ribu maka perhari anda mesti menjual 10 barang untuk berpenghasilan Rp 200 ribu per hari.

Ada banyak barang yang keuntungan bersih bisa Rp 20 ribu per barang. Dan anda dapat memilih barang yang laris manis di internet. Dengan cara terlebih dulu melakukan riset di marketplace dan sosial media mengenai barang yang banyak dicari dan dibeli orang.

Pendek kata, untuk mendapatkan uang Rp 200.000 per hari maka anda harus mempunyai target tersendiri. Misalkan berapa barang yang harus terjual perhari. Hal itu berlaku untuk semua barang yang anda jual di internet. Supaya target Rp 200 ribu tercapai.

Bila anda menyimak tulisan di atas pastinya anda akan merasakan mudah berpenghasilan Rp 200 ribu per hari sebagai reseller. Tapi kenyataannya tidak. Anda harus bekerja keras atau membuat produk yang anda jual laris manis. Lalu bagaimana membuat suatu produk laris manis? Anda dapat merekrut reseller, menggunakan facebook ads, memakai influencer selegram, instagram ads atau cara lainnya. Informasi cara meledakkan penjualan sudah banyak di internet. Silahkan anda searching di Google.

Namun berdasarkan pengalaman, cara berjualan barang laris manis secara online dengan melakukan banyak promosi. Seperti melakukan promosi atau beriklan di media sosial, marketplace, blog, website dan lain sebagainya. Apalagi sekarang ada cara promosi melalui whatspp atau instagram dan facebook.

Cara lain misalkan anda menjual barang dengan keuntungan bersih Rp 50 ribu maka anda harus menjual barang sebanyak 4 item perhari. Silahkan anda menentukan sendiri barang apa yang anda jual. Dan berapa keuntungan per item? Dan berapa barang yang harus terjual perhari?

Setelah mengetahui bagaimana cara mendapatkan uang Rp 200 ribu perhari melalui cara sebagai reseller, selanjutnya adalah melakukan praktek secara langsung yang disertai dengan sikap konsisten untuk terus belajar sebagai reseler sampai berhasil. Kesuksesan pasti anda dapatkan jika anda bersungguh sungguh dan bekerja keras secara konsisten.

Untuk mendukung kesuksesan mendapatkan uang Rp 200 ribu perhari sebagai reseler, anda dapat menjadikan pekerjaan anda sebagai hobi. Jadilah profesi berjualan barang sebagai reseller menjadi hobi anda. Anda bekerja seperti hobi.

Jangan pernah anda menganggap bekerja sebagai suatu siksaan atau penderitaan. Karena jika demikian maka anda banyak mengeluh dan bekerja tidak akan tahan lama. Dan bagaimana bisa sukses? Anda hanya mengeluh dan tersiksa dengan harus promosi. Ini salah satu ciri orang yang akan gagal mendapatkan uang Rp 200 ribu perhari.

Pendek kata, jadikanlah pekerjaan sebagai reseler sebagai hobi. Yang sangat mungkin suatu saat nanti bisa menghasilkan uang lebih dari Rp 200 ribu perhari. Dan itu sangat mungkin yang disertai sikap praktek belajar dan konsisten.

Setelah menjalani apa yang harus anda lakukan di atas sebagai reseller dan anda belum menghasilkan uang Rp 200 ribu perhari maka pastinya ada yang salah dengan cara atau diri anda. Sobat dapat mengevaluasi diri apa yang membuat anda mengalami kegagalan. Mungkin anda tidak langsung praktek. Maka anda selanjutnya membiasakan hidup langsung praktek atas suatu pelajaran ilmu yang sedang dipelajari.

Penyebab Kegagalan

Mungkin anda mengalami kegagalan dalam mendapatkan uang Rp 200 ribu perhari walaupun anda sudah bekerja keras. Perlu diketahui kesempatan untuk memperoleh uang sebesar itu perhari akan selalu ada. Kalau diibaratkan seperti orang yang mengetuk pintu. Hanya anda yang tak membukakan pintu sehingga orang itu tidak masuk ke dalam rumah. Mungkin karena orang itu mengetuk pintu di saat tak tepat atau anda tak siap. Misalkan saat anda pergi atau tidur.

Untuk mendapatkan uang Rp 200 ribu perhari juga anda perlu keberuntungan. Apa itu keberuntungan? Menurut para pakar, keberuntungan adalah bertemunya kesempatan dan persiapan. Pada saat kesempatan datang maka anda telah siap mengambil keberuntungan tersebut.

Berdasarkan pengalaman penulis, kesempatan datang bukan hanya sekali tapi berkali kali. Tapi tak setiap hari datang kesempatan. Namun sewaktu-waktu. Contohnya ada seseorang yang membutuhkan uang untuk biaya berobat ke rumah sakit. Harga rumah tersebut di pasaran Rp 200 juta tapi dijual Rp 100 juta. Karena butuh sekali uang.

Lalu apakah anda siap mengambil kesempatan tersebut? Siapakah orang yang siap memanfaatkan kesempatan emas tersebut? Mereka adalah yang membawa uang cash dan mengetahui berita tersebut. Dan mereka yang memiliki kenalan seperti itu.

Pendek kata  rejeki yang tersendat itu bagaikan orang yang mengetuk pintu. Dan anda tak siap membukanya. Sehingga rejeki tak masuk ke dalam hidup anda. Itulah penghambat rejeki. Jadi rejeki tak kemana mana. Akan selalu ada di depan anda. Pertanyaannya apakah anda siap membuka pintunya?

Penyebab kegagalan lain mendapatkan uang Rp 200 ribu perhari adalah soal mindset. Seringkali anda hanya menjual satu item perhari. Namun di luar sana banyak anak muda yang mampu menjual ribuan produk tersebut perhari. Apa yang salah? Padahal produk dan harga sama. Hal ini hanyalah masalah persoalan mindset. Anda memiliki mindset yang salah jika jualannya sedikit.

Salah satu ego yang menjadi penghambat rejeki seseorang adalah ego bahwa ia lebih hebat dari orang lain. Ia lebih terpandang, kaya dan terhormat dari orang yang jualan banyak. Sehingga anda enggan untuk belajar banyak kepada orang tersebut. Pada akhirnya anda terus jualannya sedikit. Padahal belajar jualan banyak adalah proses yang harus dilakukan terus menerus selama hidup manusia.

Kendala yang penulis alami bahkan reseller lainnya di dunia adalah adanya pesaing. Pesaing semakin bertambah banyak. Sehingga keuntungan uang terbagi-bagi dalam porsi kecil. Tapi ingatlah kompetitor adalah partner. Yang akan menguji kemampuan dan tingkat inovasi anda. Dengan adanya kompetitor maka anda akan bertumbuh dan berkembang dengan menciptakan inovasi baru.

Penghambat atau penyebab kegagalan berikutnya adalah terkungkung pengalaman anda sendiri. Seringkali seseorang berdalih : “Oh saya paling banter jualan 2 unit perhari. Itu sudah maksimal”. Sehingga anda terus menerus tidak mau mendapatkan penjualan lebih banyak. Ingat pengalaman anda terbatas. Anda harus belajar pada pengalaman orang lain yang telah sukses. Lihat pengalaman mereka yang mampu menjual barang ribuan dalam satu hari. Belajarlah pada mereka. Kalau mereka bisa maka anda pun pasti bisa!

 

Write a Comment